Fungsi Pseudo code beserta contohnya


Melanjutkan postingan sebelumnya,kali ini saya akan mengulas mengenai fungsi pesudo code.Untuk fungsinya silahkan kamu simak berikut ini:

  • Kode atau tanda yang menyerupai (pseudo) program atau merupakan pejelasan cara menyelesaikan suatu masalah
  • Pseudo-code sering digunakan oleh manusia untuk menuliskan algoritma.

Dan berikut ini merupakan contoh dari pseudocode.

  1. Problem: mencari bilangan terbesar dari dua bilangan yang diinputkan
  2. Contoh Algoritma:
  3. Masukkan bilangan pertama
  4. Masukkan bilangan kedua
  5. Jika bilangan pertama > bilangan kedua maka kerjakan langkah 4, jika tidak, kerjakan langkah 5.
  6. Tampilkan bilangan pertama
  7. Tampilkan bilangan kedua
  8. Contoh Pseudo-code:
  9. Input a
  10. Input b
  11. If a > b then kerjakan langkah 4 else kerjakan langkah 5
  12. print a
  13. print b

Berikut Langkah Pengerjaan program :

  • Mendefinisikan masalah – Ini ialah langkah mula-mula yg tidak jarang dilupakan orang.Menurut hukum Murphy (oleh Henry Ledgard) :“Semakin serta-merta posting acara, dapat makin lama kita bisa menyelesaikannya”.Faktor tersebut berlaku buat permasalahan yg kompleks.Memastikan masalahnya, apa saja yg mesti dipecahkan bersama memakai computer, & apa inputan juga outputnya 
  • Menemukan solusi – Sesudah masalah didefinisikan, sehingga langkah berikutnya merupakan memastikan solusi.Kalau masalah terlampaui kompleks, sehingga ada baiknya masalah tersebut dipecah jadi modul-modul mungil biar lebih enteng diselesaikan.Dgn pemakaian modul tersebut acara mutlak dapat jadi lebih singkat & enteng dipandang 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *