Rabu, 26 Desember 2018

5 Alat Musik Tradisional Jepang Beserta Gambar dan Penjelasannya

Advertisement
Ada banyak alat musik tradisional di Jepang yang menghasilkan suara khas saat dimainkan. Selain itu ada beberapa alat musik di Jepang, berasal dari China atau negara lain, dan kemudian dimodifikasi atau dikembangkan sesuai dengan selera orang Jepang. Di bawah ini adalah 5 Alat Musik Tradisional Jepang Beserta Gambar dan Penjelasannya

1. Koto

Alat Musik Tradisional Jepang Beserta Gambar dan Penjelasannya
Pertama, ada alat musik yang bernama "koto ". Koto termasuk alat musik gesek. Ada banyak jenis koto dan diklasifikasikan menurut bentuk dan mekanismenya.Beberapa koto yang paling terkenal adalah "wagon" dan "zheng", yang diturunkan oleh orang Cina. Cara memainkannya adalah dengan memetik senar menggunakan alat seperti-pick yang dipasang pada jari-jari, atau bisa juga tanpa alat apapun. Alat ini sering digunakan untuk rekreasi oleh para aristokrat. Namun, sejak periode Heian (794-1185), telah berubah menjadi alat musik yang digunakan secara eksklusif dalam acara dan festival yang didedikasikan untuk dewa pemujaan. Hari ini, koto juga digunakan dalam acara gagaku (sebuah acara yang melibatkan lagu dan tarian yang telah diadakan di pengadilan, dan kuil sejak zaman kuno).

2.  wadaiko

Alat Musik Tradisional Jepang Beserta Gambar dan Penjelasannya
Alat musik tradisional berikutnya yang terkenal di Jepang bernama "wadaiko" (drum Jepang). Terbuat dari kulit yang terpasang erat pada badan/body yang terbuat dari kayu dan suara dihasilkan melalui pemukulan drum menggunakan stik drum. Legenda jepang mengatakan bahwa selama era perang yang melanda Jepang (Zaman Negara Perang yang dimulai pada 1467 dan berlangsung hingga sekitar 1570), para daimyo (penguasa feodal Jepang) menggunakan taiko drum ini untuk memimpin pasukan mereka dan meningkatkan semangat mereka. Saat ini, wadaiko sering digunakan dalam festival, Kabuki (drama klasik Jepang), Noh (teater) dan upacara yang berlangsung di kuil. Biasanya festival berlangsung pada saat musim panas di seluruh negeri.

3. Shamisen

Alat Musik Tradisional Jepang Beserta Gambar dan Penjelasannya
 Shamisen, dimainkan dengan cara memetik satu set tiga senar. Alat musik ini sebenernya berasal dari sangen Tiongkok. Namun, Dikembangkan selama periode Edo (1603 - 1867), shamisen dianggap sebagai salah satu alat musik yang paling mewakili musik modern dan modern awal Jepang.
Alat musik yang dapat meghasilkan melodi dan juga memiliki unsur-unsur yang menyerupai instrumen perkusi. Kedua sisi tubuh membentuk segi empat (yang terbuat dari kayu) dengan tertutup kulit dan memiliki leher memanjang yang menembus seluruh tubuhnya. Leher dipegang oleh tangan kanan pemain, dan dimainkan menggunakan bachi (plectrum). Biasa dimainkan dalam Kabuki dan lagu-lagu rakyat, serta dalam pertunjukan teater klasik Jepang "Ningyo Joruri" (sebuah pertunjukan boneka Jepang) dan banyak jenis pertunjukan lainnya.

4. Shakuhachi

Alat Musik Tradisional Jepang Beserta Gambar dan Penjelasannya
 Shakuhachi merupakan sebuah alat musik tiup yang terbuat dari bambu. Suara yang dihasilkan dengan cara meniup ke corong yang terpotong miring pada bagian tepi atas tubuhnya. Dulu ada banyak jenis shakuhachi, tetapi saat ini, shakuhachi fuke adalah salah satu jenis yang biasa dimainkan. Ukuran panjang tubuhnya biasanya sekitar 54,5cm dengan lubang lima jari, tetapi tersedia 2 macam yaitu model pendek dan panjang . Shakuhachi mengadopsi konstruksi sederhana yang menggunakan bahan alami, sehingga Shakuhachi sulit menghasilkan nada yang stabil. Namun, ini dengan tingkat kebebasannya yang tinggi, berarti memungkinkan mereka yang memainkannya untuk menikmati beragam nada dan ekspresi.

5. Biwa

Alat Musik Tradisional Jepang Beserta Gambar dan Penjelasannya
 "Biwa" adalah alat musik gesek yang diperkenalkan di Asia Tenggara, tepatnya berpusat di Cina. Banyak yang berpendapat bahwa alat musik ini datang ke Jepang dari Cina selama periode Nara (710 -794), tetapi banyak yang percaya bahwa apabila ditelusuri akarnya akan menuntun anda ke asal-usulnya di Persia. Instrumen kayu ini umumnya memiliki panjang berukuran antara 60 hingga 106 cm. Ada banyak biwa dengan tubuh datar berbentuk droplet, pegangan, dan empat senar, tetapi ada juga tipe yang memiliki lima senar. Alat ini digunakan sebagai pengiring ketika biksu buta melantunkan kitab suci Buddha, serta selama pertunjukan kronik perang "Heike Monogatari" (The Tale of the Heike) selama periode Kamakura (1185 - 1333).
Advertisement
5 Alat Musik Tradisional Jepang Beserta Gambar dan Penjelasannya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: KOMPUTER MESH

0 komentar:

Posting Komentar